CIANJUR – Komandan Kodim (Dandim) 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menghadiri sekaligus mendampingi Kapolres Cianjur dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres CianjurKegiatan yang mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H di wilayah Kabupaten Cianjur. Sebanyak 300 personel gabungan dari berbagai instansi turut serta dalam apel yang juga dihadiri oleh Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, Kamis (12/3/2026).
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati, ditekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus pengamanan meliputi objek vital seperti masjid, tempat wisata, hingga pusat perbelanjaan, mengingat potensi pergerakan masyarakat secara nasional diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Selain pengecekan pasukan, kegiatan ini juga diwarnai dengan pemusnahan barang bukti knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) serta pengecekan kendaraan dinas guna memastikan mobilitas petugas di lapangan tidak menemui kendala berarti.
Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, menegaskan bahwa jajaran Kodim 0608/Cjr siap memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dan pemerintah daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan di wilayah Cianjur menjadi prioritas utama, terutama karena Cianjur merupakan jalur perlintasan utama bagi para pemudik. “Kami telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk membantu kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumahnya untuk mudik,” ujar Dandim di sela-sela pengecekan pasukan.
Selain faktor keamanan dan lalu lintas, apel ini juga menyoroti kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Mengingat prediksi BMKG mengenai potensi hujan lebat di wilayah Jawa, Dandim menginstruksikan jajarannya, khususnya para Babinsa, untuk tetap siaga dan berkoordinasi dengan BPBD Cianjur. Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan penanganan cepat jika terjadi bencana alam seperti longsor atau banjir di jalur mudik, sehingga proses perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar meski di tengah cuaca ekstrem.
Sebagai penutup, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata memberikan testimoninya mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam operasi tahun ini. “Kunci keberhasilan pengamanan Idulfitri 1447 H ini adalah soliditas. TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah Cianjur hadir bukan hanya untuk mengatur jalan, tetapi untuk memastikan masyarakat bisa merayakan kemenangan dengan tenang dan bahagia. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying terkait BBM dan selalu memperbarui informasi cuaca serta rekayasa lalu lintas dari sumber resmi demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan