SIGAP TANGGAP BENCANA: Babinsa Sarampad Serka Hendrik Kawal Langsung Penanganan Longsor di Cugenang

SIGAP TANGGAP BENCANA: Babinsa Sarampad Serka Hendrik Kawal Langsung Penanganan Longsor di Cugenang

Cianjur – Curah hujan yang sangat deras pada Jumat sore, 14 November 2025, menyebabkan terjadinya musibah tanah longsor di Kampung Sukawarna RT 01/09, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ini segera mendapatkan penanganan cepat dari aparat kewilayahan. Babinsa Desa Sarampad, Serka Hendrik M, anggota Koramil 0608-05/Cugenang, langsung bergerak ke lokasi kejadian (TKP) untuk memastikan keselamatan warga dan mengambil langkah tanggap darurat. Kecepatan respons Babinsa menjadi kunci dalam penanganan awal bencana yang diakibatkan oleh kondisi geografis yang labil, Sabtu (15/11/2025).

Bencana longsor ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Sarampad sejak pukul 13.30 WIB. Akibatnya, satu unit rumah milik warga bernama Sdr. Rifki (35) mengalami kerusakan parah. Bagian dapur rumah tersebut ambles ke bawah dengan kedalaman kurang lebih 3 meter, mencakup area seluas 2 meter lebar dan 3 meter panjang. Meskipun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta akibat amblesnya dapur tersebut, dilaporkan nihil korban jiwa dalam musibah ini, berkat kesigapan warga dan respons cepat aparat.

Serka Hendrik segera melaksanakan lima langkah taktis. Mulai dari mendatangi TKP, mendata kerugian materil, hingga memberikan himbauan keselamatan kepada warga sekitar agar selalu berhati-hati dan menjauhi dampak longsor susulan. Ia juga bertindak cepat melaporkan kejadian tersebut kepada Danramil untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut, serta berkoordinasi dengan pihak aparat desa setempat. “Setelah mendapat laporan, kami langsung ke lokasi untuk memastikan tidak ada korban jiwa. Prioritas kami adalah keselamatan warga. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa untuk segera mengerahkan bantuan perbaikan besok pagi, agar kerugian tidak meluas dan aktivitas warga dapat kembali normal,” ujar Serka Hendrik dalam keterangannya.

Langkah koordinasi dengan aparat desa untuk melaksanakan pembenahan pada Sabtu pagi menunjukkan upaya proaktif Babinsa dalam memastikan penanganan pasca-bencana berjalan efektif dan berkesinambungan. Kehadiran Serka Hendrik di tengah masyarakat terdampak longsor menegaskan peran Babinsa sebagai ujung tombak pertahanan dan keamanan wilayah yang juga berfungsi sebagai pengayom dan pelopor dalam penanggulangan bencana di Desa Sarampad.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *