Cianjur – Curah hujan ekstrem yang berlangsung lama pada hari Minggu sore memicu terjadinya bencana banjir di wilayah Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan Sungai tidak mampu menampung debit air, mengakibatkan luapan yang merendam pemukiman warga, khususnya di Kp. Nambo RT 05/02, Desa Mande. Ketinggian air dilaporkan mencapai satu meter, bahkan merendam perabotan di dalam rumah Bapak H. Atin setinggi dua meter. Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, Minggu (26/10/2025).
Bencana yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini segera direspons cepat oleh aparat gabungan di lapangan. Salah satu personel yang paling sigap adalah Sertu Usman, Babinsa Desa Mande, anggota Koramil 0608-08/Mande, Bersama dengan Satpol PP Kecamatan Mande dan aparat desa setempat, Sertu Usman langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan tindakan darurat. Kehadiran Babinsa di tengah bencana menunjukkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, memastikan warga yang terdampak segera mendapatkan bantuan dan rasa aman.
Fokus utama tim gabungan, yang dikoordinasikan langsung oleh Sertu Usman, adalah menyelamatkan barang-barang berharga milik warga dari rendaman air bah. Tim bahu-membahu mengevakuasi perabotan dan dokumen penting ke tempat yang lebih aman. “Prioritas kami adalah keselamatan jiwa dan pengamanan harta benda warga. Kami membantu mengangkat barang-barang secepat mungkin, terutama milik Bapak H. Atin yang terendam cukup parah,” ujar Sertu Usman, sembari terus berkoordinasi dengan perangkat desa terkait penanganan dan bantuan logistik lanjutan.
Saat ini, situasi di lokasi sudah mulai terkendali, dan tim gabungan terus memantau perkembangan cuaca. Sertu Usman bersama aparat desa telah mengambil langkah koordinatif untuk penanganan jangka pendek, termasuk pembersihan material banjir dan kesiapan tanggap darurat jika curah hujan kembali meningkat. Kecepatan dan kesigapan Babinsa Mande dalam merespons bencana ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi contoh sinergi aparat dalam penanggulangan bencana di tingkat desa.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan