Sertu Yoyok Kawal Pawai Obor Santri Sukakerta: Wujudkan Sinergi TNI dan Ulama di Hari Santri Nasional

Sertu Yoyok Kawal Pawai Obor Santri Sukakerta: Wujudkan Sinergi TNI dan Ulama di Hari Santri Nasional

Cianjur – Semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2025 membakar Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur. Ratusan santri dan warga setempat memeriahkan peringatan ini dengan menggelar pawai obor yang pengamanan kegiatannya dikawal langsung oleh Babinsa setempat, Sertu Yoyok, anggota Koramil 0608-01/Kota, bersama Bhabinkamtibmas, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung meriah di halaman Desa Sukakerta ini menjadi simbol penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di lingkungan desa. Pawai obor yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB hingga selesai ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Sukakerta, Tokoh Masyarakat (Toma), Tokoh Agama (Toga), Ketua Pusaka, serta seluruh santri Desa Sukakerta, mencerminkan soliditas seluruh elemen desa.

Sertu Yoyok menyatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan HSN dan pawai obor ini merupakan bentuk dukungan penuh TNI terhadap peran strategis santri dalam membangun karakter bangsa. Tugas pengamanan yang dilakukannya bersama Bhabinkamtibmas memastikan seluruh rute pawai berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Santri adalah aset bangsa, mereka memiliki pondasi agama yang kuat dan jiwa nasionalisme yang tinggi. Kami sebagai Babinsa merasa bangga bisa mengawal semangat perjuangan mereka,” ungkap Sertu Yoyok. “Pawai obor ini adalah tradisi positif yang harus kita lestarikan, bukan hanya menyemarakkan Hari Santri, tetapi juga mempererat silaturahmi antara TNI, ulama, dan seluruh masyarakat Desa Sukakerta. Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan tertib,” tambahnya.

Dukungan yang diberikan oleh Babinsa Sertu Yoyok diapresiasi oleh berbagai pihak di Desa Sukakerta. Kegiatan pawai obor ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas peran historis santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Keberadaan aparat TNI di tengah masyarakat membuktikan sinergi yang harmonis antara Ulama, Umaro, dan prajurit terdepan di tingkat desa.

(Pendim0608).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *