Musyawarah Pembangunan KDKMP Desa Cihaur Masih Alami Kebuntuan, Peltu Dudu Imbau Warga Tetap Jaga Kondusivitas

Musyawarah Pembangunan KDKMP Desa Cihaur Masih Alami Kebuntuan, Peltu Dudu Imbau Warga Tetap Jaga Kondusivitas

Cianjur – Babinsa Desa Cihaur, anggota Koramil 0608-03/Cibeber, Peltu Dudu, turut mengawal jalannya musyawarah terkait penentuan titik pembangunan Kawasan Desa Kedap Menuju Pangan (KDKMP) yang berlangsung di Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber. Pertemuan penting ini mempertemukan pihak Pemerintah Kecamatan Cibeber, Pemerintah Desa Cihaur, serta masyarakat penghuni ruko yang saat ini berdiri di atas lahan milik desa. Meski dihadiri oleh jajaran Forkopimcam lengkap termasuk Camat dan Kapolsek, diskusi tersebut belum menghasilkan kesepakatan final atau titik temu antara pihak desa dan warga penghuni ruko terkait lokasi pembangunan, Rabu (07/01/2026).

Sebagai Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut, Peltu Dudu memegang peran krusial dalam menengahi komunikasi serta memastikan situasi tetap stabil meskipun musyawarah berjalan cukup alot. Kehadiran beliau dalam forum tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat tersampaikan dengan cara yang baik tanpa mencederai ketertiban umum. Peltu Dudu terus melakukan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak agar solusi yang diambil nantinya dapat mendukung program pembangunan desa namun tetap mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat setempat.

Dalam keterangannya, Peltu Dudu menyampaikan bahwa meskipun hasil musyawarah kali ini belum menemui jalan keluar, pihaknya akan terus mendampingi proses negosiasi hingga ditemukan solusi yang berkeadilan. Menurutnya, perbedaan pendapat dalam rencana pembangunan adalah hal yang lumrah, sehingga diperlukan kepala dingin untuk mencapainya. Beliau juga menegaskan akan terus bersinergi dengan Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat guna memantau perkembangan di lapangan agar tidak terjadi gesekan antar warga pasca pertemuan tersebut.

“Kami berharap seluruh warga Desa Cihaur, khususnya para penghuni ruko, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Musyawarah ini adalah ruang untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak, dan meski hari ini belum ada keputusan final, kami pastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali. TNI melalui Babinsa akan selalu hadir untuk menjembatani komunikasi agar pembangunan desa tetap berjalan sesuai rencana dengan tetap menghargai aspirasi warga,” ujar Peltu Dudu dalam testimoninya usai kegiatan.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *