Cianjur – Peringatan Hari Toleransi Internasional Tahun 2025 di Kabupaten Cianjur ditandai dengan pelaksanaan akbar Kirab Budaya Nusantara Lintas Iman yang diprakarsai oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Cianjur. Acara yang dihadiri sekitar 1.000 orang dari berbagai latar belakang keyakinan ini dilaksanakan bertempat di Vihara Sakyawanaram, Cipendawa, Kecamatan Pacet. Kehadiran unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) diwakili oleh Danramil 0608-04/Cipanas, Kapten Kav. M Marufin, yang mewakili Dandim 0608/Cianjur. Partisipasi aktif TNI ini menegaskan komitmen institusi dalam menjaga dan mendukung kerukunan umat beragama serta stabilitas wilayah, Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan diawali dengan titik kumpul di depan Kantor Kecamatan Pacet, lalu peserta Kirab Budaya Nusantara Lintas Iman berjalan sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju Vihara Sakyawanaram. Peserta kirab mencerminkan spektrum keragaman Kabupaten Cianjur, meliputi perwakilan Forkopimda, semua elemen dari enam agama yang diakui, tokoh agama, paguyuban etnis, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSTMI), hingga kelompok-kelompok seperti LDII, Ahmadiyah, dan Sunda Wiwitan. Keragaman yang tumpah ruah dalam barisan kirab tersebut berhasil memecahkan Rekor MURI Indonesia untuk kategori unik yang diraih pada puncak acara.
Dalam rangkaian sambutan, Bante Sasana Body selaku Pengurus Vihara Sakyawanaram menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam tentang makna perjumpaan ini. Menurutnya, berkumpulnya latar belakang agama, budaya, suku, dan bahasa yang berbeda dalam satu acara membuktikan bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika masih hidup dan tumbuh subur di Cianjur—inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan acara yang paling dinantikan, yakni Makan Liwet Bersama Lintas Agama, sebuah tradisi yang memiliki makna filosofis kebersamaan, kekeluargaan, dan rasa syukur di atas daun pisang.
Kehadiran Kapten Kav. M Marufin yang berkolaborasi dengan unsur Polsek Pacet dan jajaran Forkopimda lainnya menunjukkan sinergi pengamanan yang solid, memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar dari awal pelepasan oleh Kakanwil HAM Provinsi Jabar hingga penutupan. Keberhasilan Kirab Budaya Nusantara ini bukan hanya perayaan toleransi, tetapi juga penegasan peran TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung persatuan nasional di tingkat lokal. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol harmonisasi dan doa bersama lintas iman.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan