CIANJUR – Babinsa Desa Munjul, Serka Adhista Y.P., anggota Koramil 0608-01/Kota, melaksanakan pengawalan dan monitoring langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada Selasa (09/06/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini bertempat di Aula Kantor Desa Munjul, Kecamatan Cilaku. Kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk memastikan proses pendistribusian bantuan tunai tersebut berjalan dengan transparan, tepat sasaran, dan tanpa hambatan.
Penyaluran bantuan kali ini dirapel sekaligus untuk tiga bulan, yaitu periode April, Mei, dan Juni tahun 2026. Sebanyak 84 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat sebagai warga kurang mampu di Desa Munjul mengantre dengan tertib. Masing-masing KPM menerima dana sebesar Rp100.000 per bulan, sehingga total bantuan yang dibawa pulang oleh setiap kepala keluarga adalah sebesar Rp300.000, dengan akumulasi anggaran desa yang disalurkan mencapai Rp25.200.000.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh aparatur kewilayahan lainnya demi menjaga sinergitas di lapangan. Tampak hadir di lokasi di antaranya Kepala Desa Munjul beserta Sekretaris Desa, Bhabinkamtibmas, Kasi Kesra, serta jajaran perangkat Desa Munjul. Sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri ini terbukti ampuh dalam menciptakan suasana penyaluran yang teratur dan kondusif dari awal hingga akhir acara.
Di sela-sela memantau pembagian bantuan, Serka Adhista Y.P. menyampaikan pandangannya mengenai esensi dari kegiatan ini bagi masyarakat binaannya. Menurutnya, pengawalan dari Babinsa bukan sekadar tugas formalitas, melainkan bentuk kepedulian TNI untuk memastikan hak-hak masyarakat kecil tersampaikan dengan utuh. Ia menilai bantuan ini sangat krusial bagi warga untuk memenuhi kebutuhan pokok yang kian mendesak.
“Penyaluran BLT Dana Desa untuk tiga bulan sekaligus ini merupakan momen yang sangat dinantikan oleh warga, khususnya dalam membantu dapur mereka tetap mengebul di tengah situasi ekonomi saat ini. Kami di sini memastikan tidak ada potongan sepeser pun dan semua tepat sasaran kepada yang berhak. Harapan saya, uang tunai sebesar tiga ratus ribu rupiah ini dapat digunakan sebijak mungkin oleh para KPM, terutama untuk mendahului kebutuhan pangan yang utama.” Ujar Serka Adhista Y.P.
Hingga seluruh kuota 84 KPM selesai menerima hak mereka, kegiatan kedinasan ini berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Pihak pemerintah desa juga mengapresiasi dedikasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sigap membantu mengatur jalannya antrean warga lansia dan disabilitas, sehingga pelaporan dokumentasi dapat diselesaikan dengan kondusif.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan