Cianjur – Stabilitas wilayah dan akuntabilitas tata kelola desa menjadi fokus utama aparat kewilayahan dalam mengawal audiensi antara Forum Masyarakat Peduli Desa (FMPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Benjot. Kapten Arm. Suhardi, Komandan Koramil 0608-05/Cugenang, memimpin pengamanan dan fasilitasi di Kantor Desa Benjot, Kampung Awilarangan, Jumat (14/11/2025).
Pertemuan penting ini diselenggarakan untuk menindaklanjuti penyelesaian isu dana BUMDes. Momen utamanya adalah penyerahan Surat Berharga berupa sertifikat tanah dari Ketua BUMDes, Bapak Fesy Syarchoai Alkautsar, kepada Kepala Desa Benjot, Bapak Sopyan Sori. Sertifikat tersebut diserahkan sebagai jaminan yang akan dipegang desa sebelum komitmen pengembalian penuh dana BUMDes direalisasikan. Kehadiran Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan) memastikan proses ini berjalan transparan dan terjamin keamanannya.
Kapten Suhardi menyampaikan testimoninya mengenai peran TNI dalam memfasilitasi solusi damai, “Kami hadir di sini untuk menjamin setiap proses yang dilakukan oleh Pemdes dan masyarakat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Isu ini harus diselesaikan secara transparan dan tuntas demi kepentingan seluruh warga Desa Benjot. TNI bertugas menjaga ketertiban dan mendorong setiap pihak mencapai kesepakatan terbaik. Kami akan terus memantau hingga tanggal 20 November, memastikan komitmen pengembalian dana dilaksanakan sesuai jadwal yang disepakati bersama.“
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kapolsek, Camat, Babinsa, dan anggota Dewan ini berjalan aman. Forum Masyarakat Peduli Desa dan Pemdes Benjot sepakat menerima jaminan yang diserahkan. Kedua belah pihak kini menunggu realisasi pengembalian penuh dana BUMDes yang telah dijadwalkan pada tanggal 20 November 2025. Keberhasilan tercapainya kesepakatan dan terciptanya suasana damai ini tidak lepas dari peran aktif dan pengawalan ketat dari Danramil Kapten Suhardi bersama jajaran Forkopimcam Cugenang.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan