Cianjur – Di tengah tuntutan tugas sebagai aparat teritorial, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dituntut untuk menjadi penggerak dan inspirator di tengah masyarakat. Hal inilah yang diwujudkan oleh Serka Cecep Sodik, anggota Koramil 0608-15/Sindangbarang, Kodim 0608/Cianjur, melalui inisiatifnya mengembangkan budidaya jamur tiram sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi dan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan contoh nyata kepada warga binaannya, Senin (17/11/2025).
Inisiatif Serka Cecep Sodik ini berawal dari keinginannya untuk memanfaatkan lahan secara optimal dan mencari solusi pangan yang memiliki nilai jual tinggi. Jamur tiram dipilih karena proses budidayanya yang relatif tidak sulit, tidak memerlukan lahan luas, serta memiliki siklus panen yang cepat. Dengan ketekunan dan semangat belajar, Serka Cecep Sodik berhasil membangun rumah jamur (kumbung) dan mengelola puluhan hingga ratusan baglog (media tanam jamur), menjadikannya contoh sukses Babinsa yang produktif.
Kegiatan budidaya jamur tiram ini segera menarik perhatian warga sekitar. Serka Cecep Sodik tidak pelit berbagi ilmu dan teknik budidaya, mulai dari sterilisasi baglog hingga proses pemeliharaan dan panen. Dampaknya, beberapa warga mulai tertarik dan mencoba mengikuti jejaknya. Peran Serka Cecep Sodik sebagai motor penggerak ketahanan pangan di wilayah Sindangbarang ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertugas di bidang pertahanan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan kita sendiri,” ujar Serka Cecep Sodik. “Saya berharap budidaya jamur ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama pemuda, untuk berani mencoba usaha mandiri. Kami di Koramil 15/Sindangbarang siap mendukung dan mendampingi warga yang ingin mengembangkan potensi diri dan lingkungannya, demi mewujudkan kemandirian pangan di desa,” tutupnya penuh semangat.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan