Danramil Kota Kawal Peringatan Hari Santri Nasional Bertema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’

Danramil Kota Kawal Peringatan Hari Santri Nasional Bertema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’

Cianjur – Komandan Koramil (Danramil) 0608-01/Kota, Kapten Cji. Andri Yulias Bahari, mewakili Komandan Kodim 0608/Cianjur, menghadiri dan mengawal langsung pengamanan kegiatan Peringatan dan Peluncuran Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang bertempat di halaman Sekretariat PCNU Kabupaten Cianjur, Jalan Perintis Kemerdekaan Jebrod, Kehadiran TNI dalam perayaan yang mengusung tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” ini merupakan penegasan atas komitmen sinergi antara TNI, Ulama, dan Umaro (pemerintah) dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, Rabu (22/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda dan tokoh penting, termasuk Kapolsek Cilaku AKP H. Isep Sukana, Kasi Pontren Kemenag Kab. Cianjur H. Abdul Qohar Azij, S.Ag, M.M.Pd., Kepala Desa Sirnagalih H. Sugilar, S.Pd.I, serta seluruh jajaran pengurus harian, lembaga, dan Badan Otonom (Banom) PCNU Cianjur, dan ribuan santri-santriat. Kegiatan yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Tawasul, sambutan, dan Tabligh Islamiyah oleh KH. Aang Fauzi dan KH. Tantan Asari ini berlangsung dalam suasana khidmat dan tertib.

Danramil Kota, Kapten Cji. Andri Yulias Bahari, yang bertindak sebagai perwakilan Kodim, menyatakan bahwa TNI memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan keagamaan berskala besar seperti HSN berjalan aman (Pamka dan Pamtup). Ia menekankan bahwa santri adalah pilar moralitas dan pertahanan ideologi bangsa. “Jihad Santri saat ini adalah jihad keilmuan, jihad moral, dan jihad kebangsaan. Kami dari Kodim 0608/Cianjur memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para santri. Kami hadir di sini untuk memastikan semangat perjuangan ulama dan santri tetap menyala, dan kami siap bersinergi dengan PCNU dalam setiap langkah menjaga keutuhan NKRI,” tegas Kapten Andri.

Partisipasi aktif Koramil 0608-01/Kota ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya pondok pesantren. Melalui semangat Hari Santri, diharapkan terjadi penguatan kolaborasi antara ulama (PCNU) dan aparatur negara (TNI/Polri/Pemerintah) dalam membentengi masyarakat dari ancaman disintegrasi dan radikalisme. Keberhasilan pengamanan kegiatan hingga selesai dalam keadaan aman dan kondusif menjadi bukti solidnya sinergi tiga pilar di Kabupaten Cianjur.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *