Danposmil Cikadu Dampingi Sosialisasi Kemitraan Bidan dan Paraji, Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Danposmil Cikadu Dampingi Sosialisasi Kemitraan Bidan dan Paraji, Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Cianjur – Komandan Pos Militer (Danposmil) Kecamatan Cikadu, Sertu Asmawi dari Koramil 0608-16/Cibinong, turut serta aktif dalam kegiatan Sosialisasi Kemitraan Bidan dan Paraji di wilayah kerja Puskesmas Cikadu. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penanganan kelahiran dan keselamatan ibu serta anak ini diselenggarakan di Aula Puskesmas Cikadu pada hari Selasa, 18 November 2025, mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolektif pemerintah daerah dan TNI dalam memperkuat sistem kesehatan di tingkat desa, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan stakeholder kesehatan, termasuk Camat Cikadu, Bapak Tonny Yuspardi S.Sos., M.Si. beserta staf, Kapolsek Cibinong AKP Roni Romdhon SH., dan Kepala Puskesmas Cikadu, Bapak M. Ikhsan Zakaria S.Kep. Selain itu, hadir pula seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cikadu, serta puluhan ibu bidan dan paraji (dukun beranak) yang berjumlah kurang lebih 45 orang. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen serius dalam merealisasikan kerja sama yang legal dan terorganisir antara tenaga kesehatan formal dan tradisional.

Fokus utama pembahasan dalam sosialisasi tersebut meliputi penanganan dan sosialisasi kelahiran yang aman, upaya menjalin kerja sama kemitraan yang baik, serta penandatanganan perjanjian kerjasama legalitas antara Kepala Desa dan Paraji. Melalui perjanjian ini, diharapkan terjalin koordinasi yang solid antara paraji dan bidan desa, dengan pedoman utama bahwa kasus-kasus persalinan atau pengobatan yang berpotensi bermasalah harus segera dirujuk ke bidan desa. Hal ini penting agar kejadian fatal di masa lalu tidak terulang kembali.

Sertu Asmawi, Danposmil Kecamatan Cikadu, menegaskan peran TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat ini. “Keterlibatan kami adalah untuk memastikan kegiatan ini berjalan tertib dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan keselamatan ibu dan anak. Kerjasama yang baik antara bidan dan paraji adalah kunci. Dengan adanya perjanjian ini, kami berharap terwujudnya sistem rujukan yang cepat dan tepat, sehingga tidak ada lagi ibu atau anak yang kehilangan nyawa karena penanganan yang terlambat atau tidak sesuai standar,” ujar Sertu Asmawi. Kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif pada pukul 11.30 WIB, dengan harapan kemitraan yang terjalin dapat memberikan dampak positif signifikan bagi kesehatan masyarakat Cikadu.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *