Cianjur – Komandan Kodim (Dandim) 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., mengambil peran kunci dalam Pembukaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pembinaan Karakter & Bela Negara Perangkat Desa Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Cianjur, dr. Mochammad Wahyu Ferdian, Sp.Og, yang dilaksanakan di Lapangan Yonif 300/BJW ini diikuti oleh 268 perangkat desa. Kehadiran Dandim bersama jajaran Forkopimda menunjukkan soliditas pilar pembangunan dan keamanan di Cianjur, sekaligus menegaskan bahwa TNI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak SDM yang unggul, Senin (1/12/2025).
Dalam amanatnya, Bupati Cianjur menyampaikan penghargaan dan terima kasih khusus kepada jajaran Yonif 300/BJW yang menjadi pelaksana utama pembinaan ini. Beliau menekankan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah merupakan modal strategis untuk memperkuat ketahanan wilayah, memperkokoh karakter aparatur desa, dan menumbuhkan semangat kebangsaan. Kegiatan selama tiga hari (01-03 Desember 2025) ini diharapkan mampu menciptakan aparatur desa yang bermental kebangsaan, disiplin tinggi, dan memiliki integritas.
Peran Dandim 0608/Cianjur tidak hanya terbatas pada kehadiran seremonial. Letkol Inf Bistok Barry Simarmata juga menjadi salah satu pemberi materi utama dalam sesi Pembinaan Karakter dan Bela Negara. Melalui materi yang akan disampaikan, Dandim bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila, disiplin militer, dan semangat Bela Negara yang kokoh kepada seluruh perangkat desa. Fokusnya adalah mengubah pola pikir aparatur agar menjadi agen perubahan di desa masing-masing, serta memperkuat kolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lapangan.
Keikutsertaan Dandim sebagai pengisi materi inti menunjukkan komitmen Kodim 0608/Cianjur dalam mendukung Visi Kabupaten Cianjur “Beragama, Sejahtera, dan Berkarya.” Pelatihan ini menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan tata kelola desa yang lebih profesional, disiplin, dan berwawasan kebangsaan. Setelah kegiatan ini, diharapkan 268 perangkat desa dapat menunjukkan perubahan nyata dalam kinerja dan kedisiplinan, menjadikan sinergi TNI dan perangkat desa sebagai kekuatan utama untuk pembangunan yang berkelanjutan.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan