CIANJUR – Menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap sesama serta mempererat tali silaturahmi di wilayah binaan, Pembantu Letnan Dua (Pelda) Sugiono menghadiri peringatan Hari Raya Idul Yatama atau 10 Muharam 1448 Hijriah. Kehadiran Pelda Sugiono kali ini adalah untuk mewakili Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 0608-04/Cipanas yang berhalangan hadir karena adanya agenda dinas lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Acara religius penuh khidmat ini diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Juni 2026, yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Masjid Besar Assalafiah yang terletak di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, dipilih menjadi pusat lokasi kegiatan tersebut. Agenda utama dalam peringatan hari bersejarah bagi umat Islam ini diisi dengan doa bersama serta pembagian santunan kepada puluhan anak yatim yang berada di sekitar wilayah Kecamatan Pacet.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan tingkat kecamatan serta para tokoh penting setempat. Di antaranya tampak hadir Camat Pacet, Ketua MUI Kecamatan Pacet beserta jajaran Ketua MUI tingkat desa se-Kecamatan Pacet, Kepala Desa Cipendawa, serta Ketua DKM Masjid Besar Assalafiah. Selain itu, para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga kompak hadir memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara mulia ini.
Dalam kesempatan tersebut, Pelda Sugiono ikut serta menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim. Mewakili Danramil, Pelda Sugiono mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas antusiasme warga. “Kegiatan menyantuni anak yatim di momen 10 Muharam ini bukan sekadar tradisi, melainkan panggilan hati kita semua untuk saling berbagi. Kami dari TNI, khususnya Koramil Cipanas, berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, sekaligus memastikan bahwa anak-anak kita ini tidak merasa sendiri dan tetap semangat menggapai masa depan mereka,” ujar Pelda Sugiono saat ditemui di lokasi acara.
Seluruh rangkaian acara peringatan 10 Muharam ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kelancaran tanpa ada hambatan berarti. Sinergi antara aparatur pemerintahan, tokoh agama, masyarakat, dan Babinsa dinilai menjadi kunci utama suksesnya acara. Kegiatan sosial religius seperti ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi memupuk rasa kepedulian sosial di wilayah Kecamatan Pacet.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan