Babinsa Koramil 12/Campaka Sigap Pimpin Gotong Royong Tangani Banjir Bandang di Desa Girimukti

Babinsa Koramil 12/Campaka Sigap Pimpin Gotong Royong Tangani Banjir Bandang di Desa Girimukti

Cianjur – Intensitas curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan bencana banjir bandang yang menerjang pemukiman warga di Kampung Cimanggu, RT 02/04, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka. Meluapnya Sungai Ciawi Tali tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung merendam beberapa rumah warga yang berada tepat di bantaran sungai. Mendapat laporan tersebut, Babinsa Desa Girimukti, Peltu Eko Purnomo, segera bergerak cepat menuju lokasi untuk memantau situasi dan membantu proses evakuasi mandiri bagi warga terdampak, Rabu (22/04/2026).

Kerusakan akibat terjangan air menyasar sedikitnya empat rumah warga, yakni milik Bapak Hendi, Bapak Sahri, Ibu Ebah Sukarilah, dan Ibu Uum. Meskipun luapan air membawa material lumpur dan sampah yang cukup kuat, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil yang diderita warga akibat kerusakan bangunan dan harta benda diperkirakan mencapai Rp 300.000.000. Hingga saat ini, pendataan detail mengenai kerusakan terus dilakukan oleh pihak terkait bersama aparat kewilayahan.

Sebagai langkah nyata di lapangan, Peltu Eko Purnomo bersama aparat desa dan warga setempat langsung menggelar aksi gotong royong di tengah kondisi cuaca yang masih mendung. Mereka bekerja sama mengurai tumpukan sampah dan kayu yang menyumbat aliran sungai agar debit air segera turun. Selain itu, pembuatan jalur pembuangan air darurat juga dilakukan secara manual guna mengantisipasi rembesan air susulan yang berpotensi masuk kembali ke dalam rumah warga jika hujan kembali turun.

Peltu Eko Purnomo menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kondisi di lapangan memang cukup berat karena material sampah kayu yang menyumbat saluran sangat banyak. Kami mengutamakan normalisasi aliran sungai terlebih dahulu supaya air cepat surut. Saya juga meminta warga untuk tetap tenang namun waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat bantaran sungai, karena cuaca saat ini masih sangat tidak menentu,” ungkap Peltu Eko.

Menutup kegiatan penanganan darurat tersebut, Babinsa telah melaporkan perkembangan situasi terkini kepada Komando Atas guna koordinasi bantuan lebih lanjut. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada Babinsa atau aparat desa jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air yang tidak wajar. Sinergi antara Babinsa dan warga dalam pembersihan jalur pembuangan air ini terus diupayakan hingga kondisi Kampung Cimanggu benar-benar dinyatakan aman dari ancaman banjir susulan.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *