CIANJUR – Babinsa Sukamulya Koramil 08-09/Ciranjang Kodim 0608/Cianjur Sertu Badrudin melakukan evakuasi bersama tim gabungan dari Basarnas, BPBD dan pihak kepolisian yang terjadi kecelakaan Satu unit alat berat (Beko) yang sedang bekerja mengeruk pasir di Galian C Kampung Malanding Sirnagalih Desa Sukamulya Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur Sabtu (14 /09/24) sekitar pukul 05.15 WIB, tertimbun longsor tebing galian C dan operator Beko Maman Suryaman (35) alias Ujang ikut tertimbun hingga meninggal dunia, tebing galian C seketika tebing setinggi kurang lebih 10 sampai 15 meter longsor dan seluruh material batu pasir dan tanah longsor menutupi Beko beserta opratornya.
,”Ujang Operator Beko hendak berhenti bekerja karena sudah waktunya sudah pukul 05.00 WIB, baru juga mau diparkir seketika tebing galian C setinggi kurang lebih 10-15 meter ambruk menutupi Beko Berikut Operatornya, sontak menjerit minta tolong dan langsung melaporkanya,’ Ucap Nyanyang alias Abah Abrag (45) warga setempat.
Sementara itu Kepala Perwakilan Basarnas Kabupaten Cianjur, Andika (40) menjelaskan, setelah adanya laporan dari warga dan pihak Pemerintah Kecamatan Sukaluyu, kami tim SAR beserta tim lainnya seperti Basarnas BPBD Damkar beserta tim lainnya tidak ketinggalan Jajaran Kepolisian dan Anggota Koramil pada pukul 10.00 WIB melaksanakan pekerjaan mengevaluasi jasad Ujang korban tertimbun longsoran tebing galian C.
Evakuasi korban terbilang cukup alot hingga makan waktu cukup lama, karena selain Jasad korban berada di dalam Beko juga material longsoran cukup dalam hingga banyak menggunakan alat berat dan alat Las listrik untuk membongkar pintu Beko yang di dalamnya ada yang jasad korban, dan korban langsung dibawa ke RSUD kabupaten Cianjur.

Tinggalkan Balasan