Cianjur — Komitmen serius dalam memberantas penyalahgunaan Narkotika terus diperkuat di Kabupaten Cianjur. Hari ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur bekerja sama dengan Kodim 0608/Cianjur menggelar Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba yang diikuti oleh sekitar 60 personel Babinsa di Aula Badak Putih Kodim 0608/Cianjur, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini berfokus pada Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Sumber Daya Pembangunan Desa, menjadikan Babinsa sebagai ujung tombak pencegahan di tingkat paling bawah.
Kepala BNN Kabupaten Cianjur, Bpk. M. Affan Eko Budi Santoso, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa permasalahan Narkotika bersifat kompleks dan tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga kolaborasi antara TNI, Polri, dan institusi terkait menjadi kunci.
“Berdasarkan data nasional, sekitar 3,33 juta jiwa atau 1,73% penduduk Indonesia terindikasi menyalahgunakan Narkotika. Ancaman ini tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi telah menyebar hingga ke daerah terpencil,” ujar Bpk. Affan.
Beliau menyoroti bahwa perkembangan Narkotika kini mengarah pada jenis-jenis Sintetis yang lebih berbahaya dan peredarannya di Cianjur sudah memasuki tahap mengkhawatirkan karena telah merambah ke tingkat desa. Secara khusus, wilayah Cianjur Selatan yang berdekatan dengan pesisir pantai memiliki tingkat peredaran yang lebih tinggi.
Menanggapi tantangan ini, BNN berharap para Babinsa dapat bersama-sama membangun benteng pertahanan di pedesaan.
“Kami berharap Babinsa dapat melaksanakan informasi, edukasi, sosialisasi, maupun pendampingan terkait pencegahan Narkotika tanpa perlu menunggu BNN turun langsung. Hal ini demi akses informasi yang lebih cepat dan efektif bagi masyarakat desa,” tambah Bpk. Affan, sembari menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan Kodim 0608/Cianjur demi mewujudkan Cianjur bebas Narkotika dan mendukung Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Pasi Intel Kodim 0608/Cjr, Kapten Inf Uyat Ruhyat, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu program BNN menjaga generasi muda.
“Wilayah Selatan tergolong rentan, sementara wilayah utara bersifat jalur lintasan. Tugas kita adalah membantu mencegah peredaran Narkoba melalui pengawasan dan kolaborasi. Diharapkan setelah kegiatan ini, para Babinsa dapat langsung melakukan sosialisasi kepada warga binaannya masing-masing,” jelas Kapten Uyat.
Kegiatan asistensi ini diisi dengan materi penting, termasuk Strategi Pembinaan Teritorial untuk Menekan Peredaran Gelap Narkoba yang disampaikan oleh Pasi Intel Kodim, serta sesi Public Speaking oleh Dr. Leny Megawati, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemberantasan Narkoba, di akhir kegiatan dilakukan pengambilan tes urine kepada 48 perwakilan Babinsa. Seluruh hasil tes urine dinyatakan Negatif, menunjukkan integritas personel Kodim 0608/Cianjur dalam upaya pencegahan Narkoba.
Kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba ini selesai pada pukul 10.15 WIB dan berjalan dengan aman dan lancar.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan