Babinsa Cipendawa Serda Sujana Evakuasi Korban Tertimpa Tembok Penahan Tanah di Perumahan Griya Puncak Asri

Babinsa Cipendawa Serda Sujana Evakuasi Korban Tertimpa Tembok Penahan Tanah di Perumahan Griya Puncak Asri

Cianjur – Babinsa Desa Cipendawa Koramil 0608-04/Cipanas, Serda Sujana, bergerak cepat melaksanakan evakuasi terhadap seorang warga yang menjadi korban musibah tanah longsor di Perumahan Griya Puncak Asri, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Peristiwa tragis ini terjadi sekira pukul 14.23 WIB, saat korban yang diketahui bernama Apippudin (61) tengah memperbaiki saluran air (selokan) yang tersumbat di area perumahan tersebut bersama dua orang rekan kerjanya, Senin (04/05/2026).

Berdasarkan keterangan di lapangan, longsor dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di atas saluran air kehilangan kestabilan hingga roboh secara mendadak. Meskipun saksi-saksi di lokasi sempat menyadari adanya pergerakan tanah dan mencoba menyelamatkan diri, korban yang merupakan buruh harian lepas asal Kampung Pasir Cina ini tidak sempat menghindar. Akibatnya, korban tertimbun reruntuhan tembok beton dan dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi ke RSUD Cimacan.

Serda Sujana bersama Bhabinkamtibmas, Piket Polsek Pacet, dan personel Brimob Cipanas langsung bahu-membahu melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian yang cukup sulit. Setelah korban berhasil diangkat dari reruntuhan, Babinsa segera berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan mendata kerugian jiwa maupun materiil guna dilaporkan kepada pimpinan atas. Langkah ini diambil sebagai bagian dari tugas pokok Babinsa dalam merespons cepat setiap bencana alam yang terjadi di wilayah binaannya.

Mengenai kejadian tersebut, Serda Sujana menyampaikan bahwa musibah ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang membuat struktur tanah urugan menjadi labil. “Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa warga kami. Dalam kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi seperti sekarang, beban tanah pada tembok penahan memang meningkat drastis, sehingga sangat rawan bagi pekerja yang berada di titik bawah. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun pekerja proyek agar lebih waspada terhadap tanda-tanda alam dan selalu mengutamakan keselamatan kerja saat berada di area yang berisiko longsor,” pungkasnya.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *