Babinsa 0608/Cianjur Kawal Serapan Gabah Petani, Jamin Harga dan Ketahanan Pangan

Cianjur — Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Mangunkerta, Koramil jajaran Kodim 0608/Cianjur. Pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025, Babinsa Mangunkerta sukses mengawal dan mendampingi kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergap) oleh Perum Bulog di Kampung Kuta Kulon, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang. Sergap ini melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Gebrag Tani dan berhasil menyerap gabah kering panen (GKP) sebanyak 4,425 Ton dengan harga yang menguntungkan petani, yaitu Rp 6.500,- per kilogram. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini berjalan dengan aman dan lancar, dihadiri oleh Kepala Desa Mangunkerta, Ketua Gapoktan, perwakilan petani, dan perwakilan penggilingan mitra Bulog.
​Peran Babinsa dalam kegiatan Sergap ini sangat krusial, bukan hanya sebatas pendampingan, tetapi juga sebagai mediator dan pengawas di lapangan. Kehadiran Babinsa memastikan proses transaksi berjalan transparan, mencegah anjloknya harga gabah yang kerap dimainkan oleh tengkulak, serta menjamin kualitas gabah yang diserap sesuai standar Bulog. Hal ini selaras dengan tugas pokok Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam menyukseskan program swasembada pangan. “Kami hadir untuk memastikan petani mendapatkan haknya, hasil panen mereka dihargai dengan layak, dan gabah ini dapat memperkuat cadangan beras pemerintah,” ujar Babinsa Mangunkerta.
​”Kami, para petani, merasa sangat terbantu dan tidak khawatir lagi dengan harga anjlok saat panen raya,” ujar Bapak Asep, salah satu perwakilan petani dari Poktan Gebrag Tani. “Kehadiran Bapak Babinsa membuat kami tenang. Kami tahu Bulog akan membeli dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah ($6.500/Kg), jadi tidak ada lagi permainan harga yang merugikan kami. Gabah kami laku, uang tunai langsung kami terima, ini sangat meringankan beban kami,” tambahnya, memberikan testimoni positif atas sinergi antara TNI, Bulog, dan petani.
​Kegiatan Sergap ini menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Bulog merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan menjamin ketersediaan stok pangan nasional. Dandim 0608/Cianjur berharap pendampingan ini akan terus berlanjut dan memotivasi kelompok tani lain untuk meningkatkan produksi, sekaligus menanamkan kesadaran kolektif bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan terserapnya gabah secara optimal, kesejahteraan petani meningkat dan fondasi ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur semakin kokoh.
​(Pendim2025)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *