Cianjur – Anggota Kodim 0608/Cianjur menghadiri kegiatan Rapat Penguatan Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) dan Operasi Gabungan Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 bertempat di Hotel Gino Feruci, Jalan KH. Abdullah Bin Nuh No. 46, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Sinergi TIMPORA dalam Pengawasan Orang Asing dan Penanganan Perkawinan Campuran WNI-WNA melalui Implementasi Perjanjian Kerja Sama Penempatan PIMPASA di Kabupaten Cianjur” tersebut dipimpin langsung oleh Plh Kepala Kantor Imigrasi Cianjur, Rizki Pajar Ernanda, dan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur Forkopimda, instansi pemerintah, TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kodim 0608/Cianjur diwakili oleh Pasi Intel Kodim 0608/Cianjur Kapten Inf Uyat Ruhyat Supriadi bersama sejumlah Danramil jajaran, di antaranya Danramil 0608-02/Warungkondang Kapten Inf Erson, Danramil 0608-05/Cugenang Kapten Inf Fery Yanto Permana, dan Danramil 0608-01/Kota Kapten Inf Imade Suwardana.
Rapat diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Plh Kepala Kantor Imigrasi Cianjur, kemudian dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kabid Wasdakim Jawa Barat, Iman Teguh Adianto. Dalam sambutannya disampaikan pentingnya sinergi antarinstansi dalam memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Kabupaten Cianjur.
Selain paparan materi dan diskusi, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penempatan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) antara Imigrasi Cianjur dengan beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Cianjur Kota, Cilaku, Warungkondang, dan Cugenang.
Danramil 0608-02/Warungkondang Kapten Inf Erson menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengawasan dan deteksi dini di wilayah.
“Kami dari jajaran Kodim 0608/Cianjur siap mendukung sinergi TIMPORA dalam pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Cianjur. Koordinasi lintas sektoral sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan aparat kewilayahan seperti Babinsa dapat menjadi bagian penting dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan maupun pelanggaran yang berkaitan dengan keberadaan warga negara asing di lingkungan masyarakat.
Kegiatan Rapat Penguatan TIMPORA dan Operasi Gabungan Tahun 2026 selesai pada pukul 12.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan