Akses Warga Terputus, Babinsa Desa Susukan Serka Endang Hidayat Pantau Jembatan Gantung yang Ambruk Diterjang Banjir

Akses Warga Terputus, Babinsa Desa Susukan Serka Endang Hidayat Pantau Jembatan Gantung yang Ambruk Diterjang Banjir

Cianjur – Bencana banjir bandang yang terjadi pada malam pukul 22.30 WIB mengakibatkan jembatan gantung penghubung antara Kampung Calingcing dan Kampung Cisaladra, Desa Susukan, Kecamatan Campaka, putus total. Derasnya arus air sungai menyebabkan konstruksi jembatan tidak kuat menahan beban hingga hanyut terbawa aliran air. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di wilayah RT 01 dan RT 03 RW 03 ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta dan mengakibatkan akses transportasi warga antar kampung terganggu sepenuhnya, Senin (27/04/2026).

Merespons kejadian tersebut, Babinsa Desa Susukan dari Koramil 0608-12/Campaka, Serka Endang Hidayat, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pendataan. Kehadiran Serka Endang di tempat kejadian perkara (TKP) bertujuan untuk memastikan tidak ada warga yang mendekati titik bahaya, mengingat kondisi pinggiran sungai yang masih labil pasca banjir bandang. Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab aparat kewilayahan dalam melindungi keselamatan masyarakat serta memetakan dampak kerusakan infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian desa.

Selain melakukan pendataan kerugian, Serka Endang Hidayat aktif melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pemerintah Desa Susukan untuk mencari solusi darurat bagi mobilitas warga. Babinsa juga telah melaporkan secara resmi kronologis dan dampak kejadian ini kepada Komando Atas agar segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari instansi terkait. Sinergi antara Babinsa dan aparat desa menjadi kunci utama dalam memastikan informasi tersampaikan dengan akurat, sehingga langkah pemulihan jembatan penghubung tersebut dapat segera direncanakan demi kepentingan masyarakat banyak.

Di lokasi bencana, Serka Endang Hidayat juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Babinsa menegaskan bahwa keselamatan nyawa warga adalah prioritas utama saat ini, sehingga pembatasan aktivitas di sekitar jembatan yang putus harus dipatuhi. Upaya pengawasan akan terus dilakukan oleh pihak Koramil 12/Campaka bersama elemen masyarakat hingga situasi dinyatakan benar-benar aman dan ada tindak lanjut mengenai pembangunan kembali akses jembatan gantung tersebut.

“Jembatan ini adalah akses vital bagi warga di Kampung Calingcing dan Cisaladra, sehingga putusnya jembatan ini tentu sangat menghambat aktivitas harian mereka. Prioritas utama saya saat ini adalah memastikan warga tidak ada yang nekat mendekati bibir sungai yang longsor demi keselamatan bersama. Kami dari jajaran Koramil sudah berkoordinasi dengan pihak desa agar segera ada penanganan darurat, dan saya akan terus mengawal situasi ini sampai akses warga kembali normal.”Ujar Serka Endang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *