CIANJUR – Babinsa Desa Kertajaya, Serka Hendriana, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan mengsosialisasikan rekrutmen penerimaan calon prajurit TNI AD kepada para santri di Pondok Pesantren Al-Musri, Kampung Ciendog RT 03/RW 07, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang. Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh puluhan santri yang berkumpul mendengarkan pengarahan secara langsung di halaman pesantren, Rabu 28/10/2026).
Pengarahan tersebut berfokus pada pemberian informasi mengenai penerimaan calon prajurit TNI AD melalui jalur Bintara dan Tamtama. Langkah ini bertujuan untuk menjaring minat serta potensi para santri yang ingin mendedikasikan diri serta mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI AD.
Dalam pengarahannya, Serka Hendriana memotivasi para santri agar tidak ragu bercita-cita menjadi anggota TNI. “Kami memberikan pemahaman kepada para santri mengenai persyaratan dan tahapan seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD, baik jalur Bintara maupun Tamtama. Menjadi prajurit TNI AD adalah kesempatan terbuka bagi siapa saja, termasuk para santri yang memiliki akhlak serta ketahanan fisik dan mental yang baik,” ujarnya di hadapan para santri.
Selain menyampaikan tahapan dan syarat pendaftaran, Babinsa juga menekankan bahwa proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Keterlibatan aktif santri dalam forum ini memperlihatkan besarnya minat para generasi muda Islam untuk ikut serta mengawal keutuhan NKRI.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi Bintahwil di Pondok Pesantren Al-Musri tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keakraban. Jajaran Koramil setempat berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan serta pendampingan bagi pemuda dan santri di wilayah binaan yang berminat mengikuti seleksi prajurit TNI AD.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan