Hujan Deras Pemicu Luapan Air di Gekbrong, Babinsa Peltu Sumisda Turun Tangan Bantu Warga

Hujan Deras Pemicu Luapan Air di Gekbrong, Babinsa Peltu Sumisda Turun Tangan Bantu Warga

CIANJUR – Respon cepat ditunjukkan oleh Babinsa Desa Gekbrong, Peltu Sumisda, dari Koramil 0608-02/Warungkondang, dalam membantu warga yang terdampak musibah banjir akibat tingginya intensitas curah hujan di Kampung Pasir Tulang RT 01/RW 10, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ketika hujan deras mengguyur wilayah Gekbrong dan memicu lonjakan debit air pada selokan pemukiman warga.

Tingginya debit air yang tidak tertampung oleh saluran drainase setempat menyebabkan air meluap hingga memasuki area rumah-rumah warga. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Peltu Sumisda langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, monitoring, serta memantau kondisi terkini masyarakat yang terdampak. Langkah awal penanganan segera diambil guna memastikan keselamatan dan keamanan warga di pemukiman tersebut.

Di lokasi kejadian, Peltu Sumisda berkoordinasi secara intensif dengan aparat desa serta pihak-pihak terkait untuk menghimpun data perkembangan situasi dan taksiran kerugian. Tak hanya berkoordinasi, Babinsa bersama warga setempat juga terjun langsung membersihkan material aral dan tumpukan sampah yang menyumbat saluran air agar aliran drainase kembali lancar.

Babinsa Desa Gekbrong, Peltu Sumisda, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. “Kami langsung turun ke lapangan untuk membantu warga membebaskan saluran air yang tersumbat agar genangan cepat surut. Kami mengimbau warga Kampung Pasir Tulang agar selalu waspada terhadap potensi hujan deras susulan dan mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke selokan,” ujar Peltu Sumisda saat berada di lokasi genangan.

Memasuki sore hari, genangan air di kawasan pemukiman warga dilaporkan telah berangsur surut seiring lancarnya kembali saluran air. Situasi di lokasi kini terpantau aman dan terkendali, sementara Babinsa bersama aparat setempat terus bersiaga serta melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang kepada Komando atas guna mengantisipasi kejadian serupa.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *