CIANJUR — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Nyalindung anggota Koramil 0608-05/Cugenang, Serka Priyanto Beng, melaksanakan pengawalan serta pengamanan ketat dalam penyaluran beras Cadangan Bantuan Pangan (CBP) dari Bulog. Berlokasi di Aula Desa Nyalindung, kegiatan monitoring ini berlangsung pada Jumat (11/9/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh bantuan beras alokasi periode bulan Juli, Agustus, dan September dapat diterima warga secara transparan dan kondusif.
Sebanyak 990 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Nyalindung tercatat menerima alokasi bantuan pangan tersebut secara langsung. Pada pendistribusian kali ini, setiap KPM menerima haknya sebesar 30 kg beras yang dikemas dalam 3 karung berukuran 10 kg per karung. Secara akumulatif, total komoditas pangan yang disalurkan oleh Bulog mencapai 2.970 karung atau setara dengan 29,7 ton beras.
Kehadiran personel TNI dari Koramil 0608-05/Cugenang di lokasi pembagian sangat vital guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa dan kerawanan ketertiban. Serka Priyanto Beng mengawasi langsung mulai dari tahap verifikasi data penerima, pencocokan dokumen warga, hingga proses penyerahan fisik barang. Sinergi yang kokoh bersama jajaran perangkat Desa Nyalindung membuat alur pembagian beras mengalir lancar dan teratur dari awal hingga penyelesaian kegiatan.
Di sela-sela kegiatannya pengawalan lapangan, Serka Priyanto Beng menegaskan komitmen jajaran Koramil 0608-05/Cugenang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional demi kesejahteraan rakyat. “Tugas kami sebagai Babinsa adalah memastikan setiap program bantuan dari pemerintah dapat tersalurkan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran tanpa kendala. Bantuan beras sebanyak 30 kg untuk periode tiga bulan ini diharapkan dapat membantu meredam beban ekonomi harian serta memenuhi kebutuhan pokok 990 KPM di Desa Nyalindung,” tegas Serka Priyanto Beng.
Pendampingan humanis dan responsif yang ditunjukkan aparatur teritorial ini mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah desa maupun warga penerima manfaat. Melalui pengawasan intensif tersebut seluruh stok beras bantuan Bulog berhasil tersalurkan tuntas 100 persen tanpa ada kendala berarti di lapangan. Penyaluran resmi ditutup setelah seluruh KPM terlayani dan menerima haknya dengan tertib.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan