CIANJUR – Semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata di wilayah Kodim 0608/Cianjur. Pada Minggu, 5 Juli 2026, puluhan warga bersama personel TNI bergotong royong melanjutkan akselerasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang membentang di atas Sungai Kawung. Infrastruktur strategis ini dibangun untuk membuka akses dan mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah pelosok Cianjur yang selama ini terkendala oleh bentang alam.
Sejak dimulainya pengerjaan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 29 Juni 2026 lalu, proyek fasilitas umum ini terus menunjukkan tren positif. Hingga memasuki awal bulan Juli, progres pembangunan fisik jembatan berukuran panjang 45 meter tersebut kini telah mencapai angka 22 persen. Fokus pengerjaan pada akhir pekan ini diarahkan pada penuntasan sektor fondasi utama yang menjadi kunci kekuatan struktur jembatan secara keseluruhan.
Pada fase ini, seluruh tenaga dan konsentrasi di lapangan dicurahkan untuk melakukan proses pengecoran dudukan tiang pilon serta pemasangan angkur jembatan. Proses pengecoran ini membutuhkan ketelitian tinggi agar jembatan mampu menahan beban dengan aman setelah rampung nanti. Kehadiran personel TNI di tengah-tengah masyarakat terbukti mampu mengorganisasi aliran material dan mempercepat pembagian tugas kerja secara efektif.
Babinsa Desa Sukamaju, Sertu Ujang Priyanto, anggota Koramil 0608-13/Pagelaran, yang mengawal langsung jalannya pembangunan di lapangan, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat setempat. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk mendampingi dan mengawasi jalannya teknis pembangunan, tetapi juga untuk menjaga agar api gotong royong ini tetap menyala. Fondasi jembatan ini dibangun dari keringat kekompakan kita bersama, dan kami optimis pengerjaan akan selesai tepat waktu demi kesejahteraan warga,” ujar Sertu Ujang Priyanto.
Apresiasi senada juga datang dari pihak pemerintah desa setempat yang melihat dampak besar dari pembangunan infrastruktur ini bagi masa depan wilayah mereka. Plt Kepala Desa Sukamaju, Repi Rusyana, S.Ip., menegaskan bahwa jembatan ini akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan konektivitas antarwilayah. “Jembatan Gantung Garuda ini adalah impian yang menjadi nyata bagi kami. Atas nama warga, saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, juga kepada jajaran dariKodim 0608/Cianjur. Keberadaan jembatan ini nantinya akan memutus isolasi geografis dan menghubungkan langsung Desa Sukamaju di Kecamatan Pagelaran dengan Desa Pasirdalem di Kecamatan Kadupandak, sehingga perekonomian dan akses pendidikan anak-anak kami pasti akan meningkat pesat,” pungkasnya.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan