Cianjur – Guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di wilayah binaan, jajaran Kodim 0608/Cianjur terus aktif memberikan pendampingan di lapangan. Babinsa Desa Karangnunggal, Serka Ucu S, anggota Koramil 0608-03/Cibeber, memimpin langsung kegiatan karya bakti bersama warga. Aksi nyata ini difokuskan pada pembangunan fisik berupa bak penampungan air (embung desa) yang berlokasi di wilayah Kampung Belendung RT 05/RW 04, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan karya bakti ini berawal dari aspirasi masyarakat yang kerap mengalami kesulitan pengairan sawah, terutama saat memasuki musim kemarau. Srk Ucu S bersama para petani bahu-membahu melakukan penggalian tanah dan pengecoran fondasi untuk bak penampungan air tersebut dengan menggunakan peralatan manual. Sinergitas yang kuat antara Babinsa dan warga tampak jelas dari antusiasme masyarakat yang terjun langsung ke area persawahan, menyadari bahwa infrastruktur pengairan yang baik adalah kunci kesuksesan panen.
Seluruh rangkaian kegiatan karya bakti tersebut berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Dedikasi tulus yang ditunjukkan oleh Srk Ucu S kembali mempertegas peran aktif jajaran Kodim 0608/Cianjur dalam mengawal pembangunan infrastruktur vital di wilayah pelosok. Melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat seperti ini, diharapkan para petani di Desa Karangnunggal dapat segera merasakan manfaat nyata dari optimalisasi sistem pengairan, guna mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera di Bumi Sugih Mukti.
Mengenai urgensi pembangunan infrastruktur ini, Serka Ucu S menekankan bahwa bak penampungan air akan sangat membantu menjaga stabilitas suplai air ke sawah-sawah warga. “Karya bakti ini adalah wujud komitmen TNI untuk senantiasa hadir membawa solusi di tengah kesulitan rakyat. Dengan adanya bak penampungan ini, diharapkan suplai air ke areal persawahan akan lebih merata dan terjaga volumenya. Ini sangat krusial agar para petani kita tidak lagi merasa khawatir akan gagal panen akibat kekeringan, sehingga ketahanan pangan daerah dapat terus kita pertahankan,” ungkap Srk Ucu S.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan