Cianjur – Suasana haru sekaligus penuh semangat juang menyelimuti Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, saat personel TNI dari Koramil 0608-12/Campaka turun langsung ke lokasi bencana. Babinsa Desa Cimenteng, Serka Sartono, memimpin aksi kemanusiaan melalui kegiatan karya bakti (Karbak) untuk merobohkan bangunan rumah warga yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan akibat hantaman bencana alam. Dengan penuh kehati-hatian, evakuasi bangunan ini dilakukan demi menjamin keselamatan warga sekitar dari ancaman reruntuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, Rabu (28/1/2026).
Aksi dramatis ini tidak dilakukan sendirian; Serka Sartono menggalang kekuatan bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan puluhan warga setempat yang bersatu padu di lapangan. Menggunakan tali tambang dan peralatan seadanya, tim gabungan ini menarik struktur bangunan yang retak sambil memastikan tidak ada warga yang mendekat ke zona bahaya. Meski debu reruntuhan membubung tinggi, kerja sama yang solid antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat menunjukkan betapa kuatnya solidaritas kemanusiaan saat menghadapi ujian bencana di wilayah Cianjur.
Serka Sartono berpendapat bahwa dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan bertindak dan kekompakan adalah kunci utama untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut. Menurutnya, merobohkan bangunan yang sudah tidak layak secara terkontrol jauh lebih aman daripada membiarkannya runtuh dengan sendirinya. Ia juga menekankan bahwa keterlibatan BPBD dan masyarakat bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan simbol bahwa warga tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
“Melihat kondisi rumah yang sudah miring dan retak parah, kami tidak punya pilihan lain selain merobohkannya demi keamanan bersama. Saya sangat terharu melihat warga dan rekan-rekan BPBD tetap tegak berdiri saling membantu meski di bawah bayang-bayang sisa bencana,” ujar Serka Sartono. Ia berharap langkah evakuasi ini menjadi awal dari proses pemulihan bagi warga terdampak. “Tugas kami adalah memastikan rakyat merasa aman, dan semangat gotong royong hari ini adalah bukti nyata bahwa kita bisa bangkit kembali bersama-sama,” pungkasnya dengan tegas.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan