CIANJUR – Musibah angin puting beliung menerjang wilayah Kampung Gunung Jati, Desa Rahong, Kecamatan Cilaku. Kejadian yang berlangsung singkat namun kuat tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan Pondok Pesantren Miftahul Ghoib pimpinan Ustadz Miftah. Atap bangunan pondok yang menampung sekitar 60 santri tersebut dilaporkan terangkat hingga roboh akibat kencangnya hembusan angin yang melanda kawasan tersebut, Sabtu (24/1/2026).
Menerima laporan adanya musibah di wilayah binaannya, Serka Yusuf, anggota Babinsa dari Koramil 0608-01/Kota, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Serka Yusuf bergerak sigap memastikan keselamatan para santri dan pengurus pondok. Beruntung, meskipun kerusakan bangunan tergolong berat dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp60 juta, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut.
Di lokasi kejadian, Serka Yusuf memimpin aksi gotong royong bersama warga setempat untuk mengevakuasi barang-barang milik pesantren yang masih bisa diselamatkan. Dengan penuh dedikasi, personel Koramil 0608-01/Kota ini membantu memindahkan logistik dan peralatan belajar para santri ke tempat yang lebih aman agar tidak terkena air hujan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas pendidikan keagamaan yang sedang tertimpa musibah.
Selain membantu evakuasi fisik, Serka Yusuf juga melakukan koordinasi intensif dengan komando atas serta aparat desa guna melaporkan pendataan kerugian secara rinci. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat Desa Rahong menjadi kekuatan moral bagi para santri dan pengurus pondok yang tengah berduka. Saat ini, situasi di lokasi terus dalam pantauan Babinsa guna memastikan langkah pemulihan selanjutnya dapat berjalan dengan lancar.
Serka Yusuf , “Fokus utama kami saat tiba di lokasi adalah memastikan seluruh santri yang berjumlah 60 orang dalam keadaan selamat dan tidak ada yang cedera. Meskipun kerugian materiil pada atap pondok cukup besar, kami berupaya maksimal membantu evakuasi barang-barang agar pesantren Miftahul Ghoib bisa segera dibersihkan. Kami akan terus mendampingi pihak pondok dalam proses pelaporan dan penanganan pasca-bencana ini.”
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan