Tolak Proyek Geotermal, Babinsa Cipanas Kawal Aksi Damai Warga Pasir Cina Terkait Penurunan Alat Berat

Tolak Proyek Geotermal, Babinsa Cipanas Kawal Aksi Damai Warga Pasir Cina Terkait Penurunan Alat Berat

Cianjur – Ratusan warga dari RW 02 dan RW 03 Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, menggelar aksi unjuk rasa menolak keberadaan alat berat (Beko) yang masuk ke wilayah mereka tanpa pemberitahuan. Aksi yang berlangsung dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap dampak proyek geotermal yang dinilai dapat merusak lingkungan pertanian dan kesejukan alam setempat, Rabu (14/01/2026).

Aksi bermula di Kantor Desa Cipendawa, namun warga segera bergerak menuju lokasi alat berat setelah mendengar informasi bahwa mesin tersebut akan mulai beroperasi. Di lokasi, perwakilan warga menyampaikan protes keras karena alat berat didatangkan secara diam-diam pada dini hari tanpa dialog terlebih dahulu. Warga menuntut agar alat berat tersebut segera dikeluarkan dari wilayah Kampung Pasir Cina demi menjaga ketenangan dan kebersihan lingkungan mereka.

Babinsa Desa Cipendawa, Serda Sujana, anggota Koramil 0608-04/Cipanas, yang turut mengawal jalannya aksi, menyatakan bahwa pihaknya bersama kepolisian hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya tindakan anarkis. “Kami dari unsur TNI-Polri bertugas melakukan pengamanan agar aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik tanpa ada pengrusakan fasilitas. Prioritas kami adalah menjaga keamanan wilayah serta membantu mencarikan jalan tengah antara warga dan pihak-pihak terkait,” ujar Serda Sujana di tengah kerumunan massa.

Setelah dilakukan koordinasi dan negosiasi yang melibatkan Kapolsek Pacet, pihak berwenang akhirnya merespons tuntutan warga dengan menurunkan alat berat tersebut dari lokasi menuju Griya Asri Puncak. Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 13.10 WIB setelah memastikan alat berat telah meninggalkan kampung mereka. Serda Sujana mengapresiasi sikap warga yang tetap tenang dan tidak terpancing melakukan aksi provokatif selama proses mediasi berlangsung.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *