Cianjur – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengawal program ketahanan pangan di tingkat desa kembali terlihat jelas. Serka Prayitno, Babinsa Desa Mangunkerta dari Koramil 0608-05/Cugenang, melaksanakan pendampingan aktif dalam kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergap) oleh Perum Bulog, Rabu (05/11/2025).
Kegiatan Sergap ini berlokasi di Kampung Mangun, RT 03/RW 05, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, dan melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Nyenked. Serka Prayitno hadir untuk memastikan bahwa proses transaksi berjalan lancar, transparan, dan menguntungkan petani. Total gabah yang berhasil diserap mencapai 3,850 Ton dengan harga pembelian yang disepakati sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Peran Babinsa Serka Prayitno dalam kegiatan ini sangat vital. Kehadirannya berfungsi sebagai pengawas dan penjamin agar petani mendapatkan kepastian harga yang layak, sesuai dengan harga yang telah ditetapkan, sehingga melindungi mereka dari praktik tengkulak yang merugikan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Gapoktan Desa Mangunkerta, perwakilan petani, dan perwakilan penggilingan mitra Bulog.
“Tugas pokok kami sebagai Babinsa adalah mendampingi segala program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani yang menjadi pilar utama ketahanan pangan kita. Kami memastikan proses timbang, kualitas, dan pembayaran berjalan adil,” ujar Serka Prayitno.
“Dengan harga Rp 6.500 per kilogram, kami berharap petani Poktan Nyenked merasa dihargai atas jerih payah mereka. Pendampingan ini adalah bukti nyata kepedulian TNI terhadap petani dan stabilitas harga gabah di Mangunkerta,” tambahnya.
Kegiatan Serapan Gabah ini berjalan aman dan lancar, menandai sinergi yang kuat antara TNI, Bulog, dan petani dalam rangka menjaga Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus mensejahterakan petani di wilayah Desa Mangunkerta.
(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan