Danramil 08/Mande Perkuat Integrasi Nasional dalam Upacara Sumpah Pemuda ke-97

Danramil 08/Mande Perkuat Integrasi Nasional dalam Upacara Sumpah Pemuda ke-97

Cianjur – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tingkat Kecamatan Mande berlangsung dengan khidmat di Halaman Kantor Kecamatan. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini menjadi ajang konsolidasi seluruh pimpinan dan elemen masyarakat Mande. Kehadiran Danramil 0608-08/Mande sebagai salah satu pilar Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menegaskan komitmen TNI dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan wilayah teritorial di hari bersejarah tersebut, Selasa (28/10/2025).

Sebagai perwira teritorial, Danramil 0608-08/Mande memegang peranan vital dalam memastikan aspek keamanan dan ketertiban selama jalannya upacara. Kehadiran beliau di tengah jajaran pejabat, mulai dari Kapolsek, Kepala UPTD, Kepala Desa se-Kecamatan Mande, hingga tokoh-tokoh organisasi pemuda (OKP) dan ormas, menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah sipil. Melalui kehadiran fisiknya, Danramil 08/Mande turut menanamkan disiplin dan semangat patriotisme kepada seluruh peserta upacara, khususnya para siswa sekolah dan anggota organisasi kepemudaan yang hadir.

Upacara ini berhasil menghadirkan representasi yang sangat luas dari seluruh sektor di Kecamatan Mande, dengan total 39 unsur yang hadir, mulai dari pimpinan KUA, Kepala Puskesmas, Kepala Koordinator Pendidikan, hingga Ketua KNPI dan Ketua Karang Taruna Desa. Partisipasi masif ini membuktikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda berhasil menyatukan berbagai latar belakang profesi dan organisasi. Berkat kesiapsiagaan seluruh pihak, khususnya pengamanan dari Danramil dan Kapolsek, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali dari awal hingga akhir.

Keberhasilan upacara ini merupakan cerminan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat dan aparatur pemerintah di Mande. Danramil 08/Mande berkomitmen bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan dengan kerja nyata di lapangan, yaitu melalui kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keamanan wilayah, mendorong pembangunan, dan merajut persatuan di tengah-tengah keberagaman, sesuai dengan ikrar para pemuda 97 tahun yang lalu.

(Pendim0608)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *