Kawal Penertiban KJA, Anggota Koramil Cikalongkulon Tunjukkan Disiplin Tinggi

Kawal Penertiban KJA, Anggota Koramil Cikalongkulon Tunjukkan Disiplin Tinggi

Cianjur – Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di wilayah Koramil 0608-07/Cikalongkulon terus bergerak melaksanakan tugasnya dalam rangka restorasi ekosistem air. Pada Selasa, 21 Oktober 2025, kegiatan Penentuan Target Operasi (TO) KJA dilakukan secara intensif di Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, yang dipimpin oleh Dankorlap 3 Kapten Inf Idam. Dalam kegiatan ini, dua anggota Koramil, Sertu D. Sapari dan Sertu Cep Wahyu, menjadi ujung tombak di lapangan, Selasa (21/10/2025).

Sertu D. Sapari dan Sertu Cep Wahyu bertugas memonitor dan mendata secara akurat KJA yang telah melebihi batas daya dukung lingkungan. Penentuan TO ini mencakup pendataan pemilik KJA beserta lokasi asal mereka—seperti Saras Ahmad Sodik dari Kp Cijuhung, Dayat dari Kp Cisalodo, Ugan dari Babakan Jati, dan Nurdin dari Dusun Bojong—dengan total 76 petak KJA yang ditetapkan sebagai target penertiban pada tanggal 21 Oktober 2025. Kehadiran personel TNI memastikan proses pendataan dilakukan secara teratur, transparan, dan terhindar dari gesekan dengan warga.

Peran aktif Sertu D. Sapari dan Sertu Cep Wahyu sangat krusial dalam menerapkan pendekatan humanis namun tetap tegas. Keduanya berinteraksi langsung dengan para pemilik keramba, memberikan sosialisasi mengenai pentingnya penertiban ini bagi kesehatan air, serta dampak positif jangka panjang bagi perikanan dan lingkungan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah daerah demi terciptanya lingkungan perairan yang berkelanjutan.

Selama proses Penentuan TO berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali. Salah satu pemilik KJA yang terdata, Bapak Dayat dari Kp Cisalodo, menyampaikan penerimaannya. “Walaupun berat karena ini mata pencaharian, kami menghargai cara Bapak-bapak TNI, khususnya Sertu Sapari dan Sertu Wahyu, dalam menyampaikan informasi. Mereka menjelaskan dengan jelas bahwa ini demi kebaikan bersama dan masa depan air kita. Kami sadar, KJA sudah terlalu banyak. Kami akan patuh pada jadwal pemotongan yang sudah ditetapkan,” ujar Bapak Dayat, menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap upaya penertiban yang dikawal oleh TNI.

(Pendim0608)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *